11 Tanda Gejala TBC Yang Sering Terjadi


Gejala TBC - Jika Anda mengalami batuk berkepanjangan dan tak kunjung sembuh, maka perlu diwaspadai. Bisa jadi itu bukan merupakan batuk biasa, dan kemungkinan besar merupakan gejala penyakit TBC. Saat ini, jumlah penderita TBC (tuberkulosis) semakin bertambah. Penyakit ini tergolong dalam penyakit yang menular dan berbahaya, namun sering dianggap remeh oleh masyarakat.

Penyakit TBC (Tuberkulosis) merupakan penyakit infeksi pada saluran pernafasan yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosa. Bakteri ini merupakan bakteri basil yang bersifat tahan asam sehingga jika seseorang telah terinfeksi bakteri ini memerlukan waktu yang relatif lama untuk proses penyembuhannya. Bagian tubuh yang paling sering terinfeksi bakteri ini adalah organ paru-paru. Namun kemungkinan juga menyerang anggota tubuh lainnya seperti ginjal, tulang belakang, getah bening, sistem saraf serta kandung kemih.

Penyakit TBC merupakan penyakit penyebab kematian kedua setelah HIV/AIDS. Data WHO menunjukan bahwa pada tahun 2015, Indonesia termasuk dalam 6 besar negara dengan kasus TBC terbanyak. Mengapa demikian? Mungkin hal ini berkaitan dengan sikap masyarakat dalam melakukan penanganan pada penyakit ini. Ketika seseorang mengalami gejala tbc, salah satunya batuk, terkadang hal ini tidak terlalu diperhatikan oleh berbagai kalangan masyarakat. Karena mereka menganggap bahwa batuk yang mereka alami adalah batuk biasa.

Tanda atau Gejala TBC

  • Batuk berdahak
Gejala TBC yang pertama yaitu batuk beradahak dalam kurun waktu yang lama, umumnya lebih dari 3 minggu bahkan sampai berbulan-bulan. Saat penderita penyakit TBC batuk dan mengeluarkan dahak, maka lingkungan disekitar akan tertular melalui dahak yang dihasilkan atau udara tercemar oleh kuman dari penyakit TBC
  • Batuk berdarah
Batuk pada penderita TBC juga biasanya disertai dengan keluarnya darah, hal ini dikarenakan ada bagian yang luka pada dada akibat bakteri TBC yang membuat fungsi pada bagian pernafasan menjadi abnormal, sehingga pada saat batuk akan mengeluarkan darah.
Nyeri pada bagian dada pada saat bernafas
Rasa nyeri pada bagian dada disebabkan oleh paru-paru yang sudah terinfeksi oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis menjadi lemah atau tidak normal untuk melalui proses pernafasan, sehingga membuat penderitanya menjadi tersiksa setiap kali bernafas. 
  • Menurunnya nafsu makan
Gejala TBC selanjutnya adalah penderita akan mengalami nafsu makan yang menurun. Saat bakteri penyebab penyakit TBC masuk dan mencemari anggota tubuh, maka akan menyampaikan pada otak untuk tidak menerima makanan apapun yang masuk kedalam tubuh. Sehingga asupan gizi yang mereka butuhkan sangatlah minim dan tentunya berakibat pada penurunan berat badannya yang drastis.
  • Demam dan menggigil
Demam yang dirasakan tentunya berbeda dengan demam pada batuk biasa. Demam ini akan naik turun begitu seterusnya sampai demam menjadi sangat panas dan semakin lama semakin berkurang tetapi kadang kembali lagi seperti semula. 
  • Urin berwarna merah atau keruh
Gejala TBC ini menandakan bahwa bakteri yang dibawa oleh penyakit TBC telah tersebar hingga ke ginjal. Saat ginjal terinfeksi maka ginjal tidak akan melakukan tugasnya dengan baik dala menyaring urin agar tidak tercampur dengan zat-zat yang tidak dibutuhkan. Akibatnya urin berwarna keruh dan bercampur dengan darah serta akan terasa  sakit saat buang air kecil.
  • Kejang-kejang
Gejala ini terjadi akibat saraf yang sudah terinfeksi oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis. Kuman tersebut sudah menyerang bagian saraf yang ada pada otak dan akan menyebabkan penderita mengalami kejang-kejang bahkan sampai pingsan.
  • Sulit bernafas atau sesak
Pnyebab dari sesak nafas itu sendiri adalah bakteri yang menyerang paru sehingga dada menjadi sesak, atau sesak nafas. Dada terasa sakit ini pun mnejadi penyebab terjadinya sesak nafas, oleh sebab itu lebih baik belajarlah untuk mengatur nafas sendiri agar ketika nafas mulai sesak dapat mengaturnya dengan baik.
  • Mudah lelah dan lemas
Hal ini akibat menurunnya nafsu makan sampai pada penurunan berat badan yang drastis, maka otomatis penderita pun akan menjadi mudah lelah meskipun tidak melakukan aktivitas berat.
  • Keringat dingin
Keringat dingin biasa terjadi dimalam hari, tetapi kadang juga terjadi pada siang hari. Penderita akan merasakan tubuhnya sangat dingin meski suhu tubuhnya sangat panas.
  • Badan pegal-pegal
Gejala TBc ini terjadi akibat bakteri yang menyebar hampir ke seluruh tubuh, sehingga penderita akan merasakan lelah dan pegal serta capek pada seluruh tubuh. Pegal ini terjadi terutama pada bagian persendian.
  • Muncul benjolan yang semakin membesar
Pada TBC kelenjar yang menyerang kulit atau lapisan kulit, maka terjadi benjolan yang semakin membesar dalam kurun waktu terus-menerus. Benjolan tersebut dikarenakan kuman TBC telah menginfeksi lapisan pada kulit penderita dan menyebabkannya tambah parah sehingga membesar.

Jika Anda mengalami beberapa gejala TBC diatas, dan Anda menduga bahwa Anda positif terkena penyakit TBC, maka tidak boleh memutuskannya secara sepihak. Sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter mengenai penyebab dari gejala tersebut. Semakin dini penanganan dilakukan maka semakin mudah pula untuk penyembuhannya. Jangan sampai Anda menunda keadaan semakin parah hingga penyakit ini sulit disembuhkan.

11 Tanda Gejala TBC Yang Sering Terjadi