2/18/18

Resiko Bahaya Jantung Bocor Yang Perlu Diwaspadai

bahaya-jantung-bocor

Bahaya Jantung Bocor - Apakah Anda bertanya-tanya mengenai bahaya jika seseorang terkena penyakit jantung bocor? Ya, penyakit jantung bocor memang salah satu penyakit yang patut diwaspadai. Mengingat akan resikonya yang dapat berujung kematian, penyakit jantung bocor ini tergolong dalam penyakit yang sangat berbahaya jika tidak segera ditangani. Penyakit ini bisa terjadi pada orang dewasa bahkan pada bayi. Dalam beberapa kasus yang pernah terjadi di Indonesia, kelainan jantung bocor terjadi pada bayi yang baru lahir. Penyakit jantung bocor sering dikaitkan dengan penyakit bawaan sejak lahir, namun pada saat ini penyebabnya masih belum diketahui secara pasti.

Jantung merupakan bagian vital dalah kehidupan kita, fungsinya adalah memompa darah yang kemudian didistribusikan ke seluruh tubuh. Kinerja jantung tidak akan berhenti satu detikpun, karena hanya orang yang sudah mati saja yang tidak memiliki detak jantung. Maka dari itu, sangat penting diperlukan untuk tetap menjaga kesehatan jantung bagi semua orang. Jika jantung mengalami masalah kesehatan, maka akan berakibat buruk bagi organ lainnya dan memberikan dampak kurang baik untuk penderitanya.

Mengapa Jantung Bocor Bisa Terjadi?
bahaya-jantung-bocor
Proses terjadinya jantung bocor bisa terjadi sejak masa pembuahan pada wanita yang akan hamil. Sedangkan proses pembentukan jantung janin terjadi pada masa awal pembuahan (konsepsi). Formasi jantung yang seharusnya telah sempurna pada akhir masa trisemester pertama kehamilan, namun tidak demikian halnya pada bayi yang mengalami jantung bocor. Seperti yang diketahui, jantung terbagi menjadi empat bagian yaitu serambi kanan dan kiri, serta bilik kanan dan kiri. Adapun sekat atau dinding yang memisahkan keempat bagian tersebut yang disebut septum. 

Jantung sebelah kanan mengandung darah kotor yang didominasi CO2, sedangkan pada jantung kiri banyak mengandung O2. Pada jantung normal, darah kotor dari jantung kanan dibawa terlebih dahulu ke paru-paru. Setelah itu baru diteruskan ke jantung kiri untuk dipompa ke seluruh tubuh. Sementara pada jantung bocor, sekat yang mengalami kebocoran akan menyebabkan terjadinya pencampuran antara darah kotor dan darah bersih. Hal inilah yang akan membuat jantung tidak berfungsi secara normal.

Bahaya Jantung Bocor

  • Mudah Sesak Nafas
Penderita jantung bocor biasanya mengalami masalah pada pernafasannya, hal ini karena memang letak jantung sendiri yang berdekatan dengan paru-paru. 
  • Mengalami Palpitasi
Orang yang mengalami kelainan jantung bocor cenderung mengalami masalah palpitasi atau jantung mudah berdebar-debar tanpa sebab yang jelas. 
  • Penurunan Nafsu Makan
Orang yang menderita kelainan jantung biasanya akan mengalami gangguan pada pola makannya yang dapat menyebabkan pada penurunan berat badannya secara drastis.
  • Jantung Mudah Berdetak Cepat
Jika pada orang normal saat dalam kondisi yang biasa saja, detak jantungnya tidak ada gangguan atau akan berdetak dengan normal. Namun pada mereka yang mengalami gangguan jantung bocor maka ada sedikit kelainan seperti mengalami jantung berdetak cepat.
  • Mudah Terkena Penyakit
Pada umumnya manusia memiliki pelindung sendiri untuk melindungi dirinya dari berbagai macam penyakit meskipun kelainan jantung bocor juga sama. Namun, pelindung yang dimiliki oleh penderita jantung bocor sangat tipis sehingga mereka akan lebih rentan terkena penyakit.
  • Memiliki Kandungan Haemoglobin Tinggi
Orang yang mengidap jantung bocor akan memiliki kandungan haemoglobin yang tinggi diatas orang normal pada umumnya. Meskipun rentangnya tidak terlalu jauh namun penderita gangguan jantung bocor akan mengalami peningkatan kandungan haemoglobin bisa sampai 20. 

Bahaya Jantung Bocor Bisa Menyebabkan Resiko Komplikasi Dan Kematian !!!

Resiko Komplikasi Jantung Bocor
Pada awalnya jantung bocor yang ringan bisa diatasi dengan beberapa pengobatan ringan. Namun ketika kondisi sudah menjadi lebih berat, maka bisa meningkatkan beberapa komplikasi yang muncul seperti:
  1. Gagal Jantung . Gagal jantung bisa terjadi karena jantung tidak bisa memompa darah yang cukup sehingga tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh. Darah yang terus mengalir ke dalam katup mitral akan membuat jantung merasa sangat berat. Selain itu bagian ventrikel kiri jantung akan menjadi lebih besar. Kemudian terjadi gagal jantung yang bisa berakibat fatal.
  2. Fibrilasi Atrium. Kondisi ini disebabkan karena terjadi peregangan dan pembesaran yang terjadi pada bagian atrium kiri jantung sehingga menyebabkan denyut jantung tidak teratur. Denyut jantung justru akan semakin cepat dan menyebabkan irama jantung tidak normal. Fibrilasi atrium bisa menyebabkan kondisi pembekuan darah yang parah, kemudian bisa membuat penderita mengalami komplikasi yang lebih komplek seperti stroke dan pembekuan darah didalam  otak.
  3. Hipertensi (Pulmonal). Hipertensi pulmonal adalah tekanan darah tinggi yang bisa menyebabkan tekanan pada bagian pembuluh  yang terletak pada paru-paru. Tekanan pada bagian atrium kiri yang parah bisa menyebabkan tekanan darah yang terlalu kuat pada bagian paru-paru. Kondisi ini kemudian akan menyebabkan gagal jantung.
Diagnosis Jantung Bocor Pada Orang Dewasa
Untuk mengetahui jantung bocor pada orang dewasa biasanya Anda memerlukan pemeriksaan dokter. Terkadang sulit sekali untuk mengenali apa gejala jantung bocor sehingga jika Anda mengalami gejala sesak nafas atau gejala jantung bocor lainnya, segeralah periksakan ke dokter. Berikut ini diagnosis yang biasanya dilakukan oleh dokter
  • Menggunakan stetoskop untuk mendengarkan jantung dan beberapa suara abnormal pada jantung
  • Menggunakan bantuan USG untuk melihat jantung (Ekokardiogram).
Katup jantung bocor biasanya dapat didiagnosis dengan ekokardiogram dengan deksripsi tingkat keparahan katup. Deksripsi tersebut akan dilengkapi dengan diagnosis pemeriksaan fisik jantung manusia.

Ciri-Ciri Jantung Bocor
Beberapa penderita jantung bocor tidak menyadari kalau dirinya memiliki kelainan jantung. Kejadian seperti ini sering terjadi karena katup jantung yang bocor biasanya tidak menimbulkan gejala yang bisa dirasakan secara langsung bagi penderitanya. Inilah yang menyebabkan bahaya jantung bocor, karena saat ini ada sebagian orang sehat yang kadang juga memiliki katup yang bermasalah. Masalah tersebut bisa menjadi parah ketika jantung bocor mulai menyebabkan gagal jantung kongestif. Biasanya penderita jantung bocor akan mengalami gejala sesak nafas, denyut jantung cepat serta berdebar-debar, kaki membengkak, dan retensi cairan ditubuh.

Hal Yang Harus Dilakukan Jika Sudah Terdiagnosis Penyakit Jantung Bocor
Jika Anda mengalami gejala yang telah disebutkan tadi, maka segeralah periksakan diri ke dokter. Memastikan kesehatan katup jantung tersebut akan mengurangi resiko lebih besar dan membuat seseorang akan mencari tahu apa saja langkah yang harus diambil agar akibat bahaya jantung bocor bisa dihindari. Lakukan olahraga ringan secara rutin untuk menjaga kesehatan jantung Anda, hindari kebiasaan merokok serta ubahlah gaya hidup Anda dengan menjalankan gaya hidup sehat dan pola makan yang teratur untuk membantu mengatasi masalah jantung Anda.

Resiko Bahaya Jantung Bocor Yang Perlu Diwaspadai